Secara visual, sinematografi yang dikerjakan oleh Matt Flannery dan Dimas Jaasradinata memberikan palet warna yang muram namun estetik, menangkap sisi gelap metropolitan Jakarta dengan sangat apik. Didukung dengan scoring musik yang menghentak dari Joseph Trapanese, Aria Prayogi, dan Fajar Yuskemal, atmosfer ketegangan film terjaga dari menit pertama hingga kredit akhir bergulir. Kesimpulan

Film ini mendapat sambutan luar biasa di berbagai festival film bergengsi, termasuk Sundance Film Festival, dan mendapat rating tinggi dari para kritikus global di situs seperti Rotten Tomatoes dan IMDb.

You will never look at a kitchen the same way again.

Cerita dimulai hanya dua jam setelah kejadian di film pertama ( The Raid: Redemption ). Rama (Iko Uwais) harus menyamar menjadi tahanan bernama Yuda untuk menyusup ke dalam sindikat kriminal Jakarta demi mengungkap korupsi di kepolisian.

If you like action movies: Absolutely yes. If you have a weak stomach: Maybe skip. If you’re looking for a casual background movie: No. Pay attention.

Rencana penyamaran ini membawa Rama masuk ke dalam perang wilayah yang brutal antara mafia lokal dan klan Yakuza dari Jepang. Rama tidak hanya harus bertahan hidup di lingkungan kriminal yang kejam, tetapi juga menjaga agar penyamarannya tidak terbongkar di tengah pengkhianatan yang terjadi di setiap sudut. Karakter Ikonik dan Jajaran Pemain

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang film ini, beri tahu saya apakah Anda membutuhkan yang menyediakannya saat ini, fakta unik di balik layar proses syutingnya, atau rekomendasi film aksi Indonesia sejenis yang tidak kalah seru. Share public link

If you are looking to watch , the 2014 Indonesian martial arts masterpiece, it is available on several major streaming platforms depending on your region. You can find it on Apple TV , Prime Video , and Vidio .

Ini adalah klimaks dari segala aksi di film ini. Duel satu lawan satu antara Rama dan The Assassin di sebuah dapur bersih yang perlahan berubah menjadi merah oleh darah. Pertarungan ini memakan waktu syuting berminggu-minggu dan dianggap sebagai salah satu adegan pertarungan tangan kosong terbaik yang pernah difilmkan. Tempat Resmi Nonton The Raid 2: Berandal

The Raid 2 is 150 minutes long. That’s 2.5 hours of escalating violence. Here’s what you’re signing up for:

How the film elevated Indonesian cinema on the international stage (Sundance, global distribution).

| Aspek | Detail | | :--- | :--- | | | The Raid 2: Berandal (Judul Indonesia: Serbuan Maut 2: Berandal ) | | Sutradara | Gareth Evans | | Penulis | Gareth Evans | | Pemeran Utama | Iko Uwais, Arifin Putra, Tio Pakusadewo, Alex Abbad, Julie Estelle, Cecep Arif Rahman, Yayan Ruhian | | Durasi | 150 menit | | Tanggal Rilis | 21 Januari 2014 (Sundance), 28 Maret 2014 (Indonesia) | | Rating | IMDb 7.9/10, Rotten Tomatoes 87%, Douban 8.1/10 |

Bagi para pencinta film aksi dan seni bela diri, kata kunci masih menjadi salah satu pencarian terpopuler. Dirilis pada tahun 2014 di bawah arahan sutradara Gareth Evans , film ini tidak hanya menjadi sekuel yang sukses tetapi juga diakui secara global sebagai salah satu film aksi terbaik sepanjang masa.

There is a difference between watching a movie and experiencing it. When you , you must pay attention to the physicality. Hollywood action movies rely on shaky-cam and quick cuts to hide the fact that actors cannot fight. Gareth Evans does the opposite.

This is not a "watch on your phone during a commute" movie.